Lompat ke isi utama

Berita

Maknai Sumpah Pemuda, Bawaslu Banyuasin Tegaskan Profesionalisme dan Integritas dalam Mengawal Demokrasi

Upacara

Ketua Bawaslu Banyuasin Siti Holijah, Kordiv P2H Muslim serta Kasubbag Hukum, Humas dan Datin Nazirwan

Pangkalan Balai, Banyuasin – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 dimaknai oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin sebagai momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, profesionalisme, dan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pendahulu harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab, sementara Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Muslim, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu, khususnya di Bumi Sedulang Setudung.

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah, mengatakan bahwa peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Siti Holijah, semangat perjuangan tersebut perlu dilanjutkan melalui kontribusi nyata sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dalam konteks kelembagaan, pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan dengan melaksanakan tugas secara sungguh-sungguh serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pengawasan pemilu.

“Peringatan Sumpah Pemuda ini kita maknai dengan mengisi kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan para pendahulu kita. Kita mencintai Tanah Air dengan bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, khususnya di Bawaslu Kabupaten Banyuasin,” ujar Siti Holijah, Rabu (28/10/2026).

Ia menekankan bahwa profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab merupakan prinsip penting dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Ketiga hal tersebut menjadi landasan bagi jajaran Bawaslu dalam melaksanakan kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Siti Holijah juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Banyuasin untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pengabdian. Menurutnya, kecintaan terhadap bangsa dan negara perlu diwujudkan melalui konsistensi dalam bekerja, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Muslim, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Ia menyampaikan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, seluruh elemen masyarakat harus turut serta dalam pengawasan pemilu. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses demokrasi, khususnya di Bumi Sedulang Setudung,” kata Muslim.

Menurut Muslim, partisipasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam memperkuat pengawasan pemilu. Keterlibatan warga dapat membantu meningkatkan kepedulian terhadap proses demokrasi sekaligus mendorong terciptanya penyelenggaraan pemilu yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip demokrasi.

Ia mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa pengawasan pemilu merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan tidak bersikap apatis, melainkan berperan aktif dalam mengamati proses pemilu dan menyampaikan informasi mengenai dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang berlaku.

Muslim juga menegaskan pentingnya membangun sinergi antara Bawaslu dan masyarakat agar pengawasan partisipatif dapat berjalan secara berkelanjutan. Melalui keterlibatan berbagai kelompok masyarakat, upaya pengawasan diharapkan semakin menjangkau berbagai lapisan warga di Kabupaten Banyuasin.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Bawaslu Kabupaten Banyuasin untuk meneguhkan semangat kebangsaan melalui penguatan integritas kelembagaan dan partisipasi publik. Pesan yang disampaikan Siti Holijah dan Muslim menekankan bahwa kecintaan terhadap Tanah Air tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjaga demokrasi.

 

Penulis: Karni

Editor: Rahmi Dewi Aryani

Foto: Syahrial