Tuntaskan Latsar CPNS 2025, Tiga CPNS Bawaslu Banyuasin Siap Perkuat Pengawasan Pemilu
|
Banyuasin -- Tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawaslu Kabupaten Banyuasin resmi menuntaskan rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang VII Angkatan 37–43 Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia sebagai bagian dari proses pembentukan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.
Adapun tiga CPNS Bawaslu Kabupaten Banyuasin yang mengikuti dan dinyatakan lulus Latsar tersebut yakni Mira Astuti, Rizka Nugraeni Rusaman, dan Saulina Rumahorbo. Ketiganya telah melalui seluruh tahapan pembelajaran yang meliputi penguatan nilai-nilai dasar ASN, wawasan kebangsaan, kedudukan dan peran ASN, hingga aktualisasi di unit kerja masing-masing.
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, secara daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian Latsar yang telah berlangsung selama beberapa bulan dengan metode pembelajaran klasikal, e-learning, serta praktik aktualisasi yang aplikatif di lingkungan kerja.
Melalui Latsar CPNS ini, peserta dibekali nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan core values BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi utama bagi CPNS dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pengawas pemilu.
Salah satu peserta, Mira Astuti, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan. Ia menyampaikan bahwa Latsar memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran strategis ASN, khususnya di lingkungan Bawaslu, dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan pemilu yang berintegritas.
Senada dengan itu, Rizka Nugraeni Rusaman menyatakan bahwa pelatihan dasar ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan etika kerja sebagai ASN. Menurutnya, materi aktualisasi yang diterapkan langsung di unit kerja sangat membantu dalam memahami tantangan nyata yang dihadapi Bawaslu di lapangan.
Sementara itu, Saulina Rumahorbo menilai Latsar CPNS sebagai proses pembelajaran yang sangat berharga dan menantang. Ia mengaku banyak memperoleh pengalaman baru, khususnya terkait manajemen kerja, disiplin, serta pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang efektif dalam mendukung tugas pengawasan pemilu.
Ketiga CPNS tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Puslitbangdiklat Bawaslu dan LAN RI atas penyelenggaraan pelatihan yang sistematis dan berkualitas. Mereka berharap ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama Latsar dapat diimplementasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di Bawaslu Kabupaten Banyuasin.
Dengan selesainya Latsar CPNS ini, diharapkan para CPNS Bawaslu Kabupaten Banyuasin semakin siap menjalankan peran sebagai aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Keberadaan CPNS yang kompeten menjadi modal penting dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu di daerah.
Bawaslu Kabupaten Banyuasin menyambut baik keberhasilan ketiga CPNS tersebut dan berharap mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja pengawasan pemilu. Ke depan, Bawaslu Banyuasin berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.
Penulis: Karni
Foto: Tim Humas