Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Aparatur, Kepala Sekretariat Bawaslu Banyuasin Ikuti PKA dan PKP TA 2026
|
Pangkalan Balai, Banyuasin — Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin, Idris, mengikuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun Anggaran 2026 melalui Zoom Meeting, Selasa (20/10/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi aparatur untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan secara profesional dan akuntabel.
Kegiatan PKA dan PKP merupakan bentuk pengembangan kompetensi aparatur yang berorientasi pada peningkatan kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai tanggung jawab jabatan, pengelolaan organisasi, serta pelaksanaan tugas yang berorientasi pada pencapaian kinerja.
Bagi Bawaslu Kabupaten Banyuasin, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Kompetensi aparatur yang terus dikembangkan diharapkan mampu menunjang efektivitas kerja, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas administrasi organisasi.
Idris menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi melalui pelatihan kepemimpinan merupakan langkah penting untuk membangun aparatur yang profesional, adaptif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, peningkatan kemampuan kepemimpinan diperlukan agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara terarah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pengembangan kompetensi melalui PKA dan PKP menjadi kesempatan bagi aparatur untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Saya berharap pembelajaran yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja dan kualitas tata kelola organisasi,” ujar Idris.
Ia menambahkan, kepemimpinan yang efektif tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga mencakup kedisiplinan, integritas, komunikasi, dan kemampuan membangun kerja sama. Unsur-unsur tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta mendukung pelaksanaan program dan kegiatan secara optimal.
Pelaksanaan kegiatan melalui Zoom Meeting juga menjadi sarana pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi aparatur. Melalui metode daring, peserta dapat mengikuti kegiatan sesuai mekanisme yang ditetapkan penyelenggara, dengan tetap memperhatikan tanggung jawab dan kewajiban kedinasan.
Dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu, kemampuan manajerial dan koordinasi memiliki peran penting untuk mendukung tertib administrasi, pengelolaan sumber daya, serta pelaksanaan program kerja. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi kepemimpinan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan efektivitas dan akuntabilitas organisasi.
Idris juga menekankan pentingnya penerapan hasil pembelajaran dalam pekerjaan sehari-hari. Menurutnya, manfaat pelatihan akan semakin optimal apabila pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterjemahkan menjadi perbaikan proses kerja, penguatan koordinasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kelembagaan.
Keikutsertaan dalam kegiatan PKA dan PKP Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas aparatur di lingkungan Bawaslu Kabupaten Banyuasin. Upaya ini sejalan dengan pentingnya membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen terhadap pelaksanaan tugas secara profesional.
Penulis: Karni
Editor: Rahmi Dewi Aryani
Foto: Syahrial