Siti Holijah: Tadarus Ramadan Perkuat Integritas dan Tanggung Jawab Moral Pengawas
|
Banyuasin -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin kembali menghidupkan semangat Ramadan melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dikemas dalam program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Aula Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banyuasin pada Jumat (20/2/2026), dengan melibatkan seluruh jajaran pimpinan dan sekretariat. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan tadarusan yang menjadi agenda rutin selama bulan suci.
Program Jumat Sehati yang selama ini dikenal sebagai ruang mempererat kebersamaan dan kesehatan rohani pegawai, pada Ramadan ini diintegrasikan dengan Jumpa Berlian sebagai wadah pembinaan internal. Melalui kegiatan tadarus, Bawaslu Banyuasin tidak hanya memperkuat kapasitas kelembagaan, tetapi juga membangun pondasi spiritual seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu yang berintegritas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Menurutnya, integritas pengawas pemilu tidak hanya dibangun melalui regulasi dan pengawasan ketat, tetapi juga melalui pembinaan spiritual yang berkelanjutan.
“Ramadan adalah bulan pembentukan karakter. Melalui tadarus ini, kami ingin menanamkan nilai kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab sebagai fondasi utama dalam mengawal demokrasi,” ujar Siti Holijah. Ia menegaskan bahwa penguatan spiritualitas akan berdampak langsung pada kualitas kinerja serta komitmen dalam menjalankan amanah kelembagaan.
Lebih lanjut, Siti Holijah menilai bahwa program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang konsolidasi nilai dan budaya kerja.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak. Tadarus ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang kita jalankan memiliki dimensi pertanggungjawaban moral,” tambahnya.
Kegiatan tadarusan berlangsung secara bergiliran, di mana setiap pegawai mendapatkan kesempatan membaca dan menyimak ayat-ayat suci Al-Qur’an. Interaksi yang terbangun dalam forum tersebut memperlihatkan suasana kebersamaan yang semakin erat, sekaligus memperkuat komunikasi internal antarbagian di lingkungan sekretariat.
Menurut Siti Holijah, konsistensi pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan kerja juga menjadi bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara tuntutan profesionalitas dan kebutuhan spiritual pegawai.
“Kami percaya bahwa keseimbangan antara intelektualitas dan spiritualitas akan melahirkan pengawas pemilu yang tangguh, berintegritas, dan humanis,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan tadarus dalam rangkaian Jumat Sehati dan Jumpa Berlian ini, Bawaslu Banyuasin berharap nilai-nilai Ramadan dapat terinternalisasi dalam setiap lini organisasi. Dengan semangat kebersamaan dan penguatan iman, lembaga pengawas pemilu tersebut optimistis mampu terus menjaga marwah demokrasi serta memberikan pelayanan pengawasan yang berkualitas kepada masyarakat.
Penulis: Karni
Foto: Rahmi Dewi Aryani