Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kelembagaan, Bawaslu Banyuasin Gelar Ngabuburit Pengawasan Edisi Ke-2

Ngabuburit Pengawasan

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Banyuasin

Banyuasin -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi ke-2 pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh pimpinan, jajaran sekretariat, serta staf Bawaslu Kabupaten Banyuasin. Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi dan refleksi internal untuk memperkuat kapasitas kelembagaan pengawas pemilu.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini mengangkat tema “Refleksi Tata Kelola Kelembagaan Pengawas Pemilu di Kabupaten Banyuasin.” Tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat pemahaman jajaran Bawaslu mengenai tata kelola organisasi yang efektif dan profesional dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas internal lembaga, sekaligus menjadi ruang diskusi untuk mengevaluasi dan merefleksikan perjalanan kelembagaan pengawas pemilu di Kabupaten Banyuasin.

Siti Holijah juga menegaskan bahwa penguatan tata kelola kelembagaan menjadi hal penting dalam menjaga profesionalitas lembaga pengawas pemilu. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini seluruh jajaran dapat memperkuat pemahaman serta meningkatkan koordinasi dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan.

“Melalui forum Ngabuburit Pengawasan ini, kita berharap seluruh jajaran dapat bersama-sama merefleksikan bagaimana tata kelola kelembagaan yang telah berjalan, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pengawasan,” ujar Siti Holijah.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Anggota Bawaslu Kabupaten Banyuasin Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO), April Yadi. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa refleksi kelembagaan merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa organisasi berjalan secara efektif dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

April Yadi menjelaskan bahwa tata kelola kelembagaan pengawas pemilu harus dibangun melalui sistem kerja yang jelas, koordinasi yang kuat, serta pembagian tugas yang terstruktur.

“Kelembagaan yang kuat tidak hanya dilihat dari struktur organisasi, tetapi juga dari bagaimana sistem kerja dan koordinasi di dalamnya berjalan secara efektif,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja kelembagaan. Menurutnya, refleksi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi bahan perbaikan bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di masa mendatang.

“Refleksi ini menjadi momentum bagi kita untuk melihat apa saja yang telah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ungkap April Yadi.

Lebih lanjut, April Yadi menambahkan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam membangun kelembagaan pengawas pemilu yang profesional dan berintegritas.

“Kualitas pengawasan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, peningkatan kapasitas dan integritas jajaran pengawas menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi kedua ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Banyuasin dapat semakin memahami pentingnya tata kelola kelembagaan yang baik. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal lembaga dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu demi terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Banyuasin.

 

Penulis: Karni

Editor: Radmin Dewi

Foto: Syahrial