Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Banyuasin Perkuat Spirit Kelembagaan di Bulan Ramadan
|
Banyuasin -- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Banyuasin bersiap melaksanakan kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” sebagai bagian dari penguatan spirit kelembagaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dirancang tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi sebagai ruang refleksi, konsolidasi, dan penguatan nilai-nilai integritas pengawasan pemilu di lingkungan Bawaslu Kabupaten Banyuasin. Momentum Ramadan dinilai tepat untuk membangun semangat kolektif dan etos kerja yang berlandaskan integritas serta tanggung jawab moral.
Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah, menyampaikan bahwa Bawaslu Banyuasin akan segera menggelar kegiatan tersebut untuk menindaklanjutil atas Surat Edaran Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tanggal 5 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya dilakukan melalui aspek teknis, tetapi juga melalui pembinaan mental dan spiritual jajaran pengawas pemilu.
“Melalui Ngabuburit Pengawasan ini, kami ingin memastikan bahwa semangat pengawasan tidak hanya kuat secara regulasi, tetapi juga kokoh secara moral. Surat Edaran Ketua Bawaslu RI menjadi landasan kami untuk segera mengambil langkah konkret di daerah,” ujar Siti Holijah, Kamis (26/2/2026).
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan melibatkan pimpinan, sekretariat, serta seluruh jajaran staf agar tercipta keselarasan visi dalam menghadapi dinamika pengawasan di luar tahapan.
Menurut Siti Holijah, Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen pengawas pemilu dalam menjaga marwah demokrasi.
“Spirit Ramadan mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang harus tertanam kuat dalam setiap pelaksanaan tugas pengawasan,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi budaya kelembagaan yang berkelanjutan, bukan hanya agenda tahunan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat, Idris, menyatakan kesiapan jajaran sekretariat dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus berjalan beriringan antara unsur pimpinan dan kesekretariatan agar tata kelola organisasi semakin solid dan profesional.
“Kami di jajaran sekretariat siap memastikan seluruh aspek teknis dan administratif kegiatan berjalan optimal. Ngabuburit Pengawasan ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi bagian dari strategi membangun budaya kerja yang berintegritas,” kata Idris. Ia juga menilai bahwa kegiatan ini dapat mempererat hubungan kerja internal sehingga koordinasi dan komunikasi semakin efektif.
Lebih lanjut, Siti Holijah menekankan bahwa penguatan spirit kelembagaan menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks.
“Kami ingin seluruh jajaran memiliki kesadaran kolektif bahwa tugas pengawasan adalah amanah konstitusi. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis dapat menjaga kualitas demokrasi di Banyuasin,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika kepemiluan. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi penguatan internal sekaligus simbol bahwa pengawasan pemilu tidak hanya dijalankan dengan aturan, tetapi juga dengan hati dan tanggung jawab moral yang tinggi.
Penulis: Karni
Foto: Karni