Lompat ke isi utama

Berita

Muslim Soroti Peran Strategis Masyarakat dalam Pemilu Bersih

Zoom

Anggota Bawaslu Banyuasin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Muslim

Banyuasin — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi ke-3 pada Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, sekretariat, serta staf Bawaslu Banyuasin sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan di bulan Ramadan.

Mengangkat tema “Partisipasi Masyarakat untuk Pemilu Bersih”, kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis dalam mendorong keterlibatan publik dalam proses pengawasan pemilu.

Tema tersebut dinilai penting sebagai upaya membangun kesadaran bersama bahwa keberhasilan pemilu yang bersih dan berintegritas tidak terlepas dari peran aktif masyarakat.

Hadir sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Banyuasin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Muslim, menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pendekatan efektif dalam meminimalisir potensi pelanggaran pemilu sejak dini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Muslim menjelaskan bahwa masyarakat memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan literasi pengawasan kepada masyarakat melalui berbagai metode sosialisasi yang adaptif dan berkelanjutan.

“Partisipasi masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga integritas pemilu. Tanpa keterlibatan publik, pengawasan tidak akan berjalan maksimal,” ujar Muslim saat menyampaikan materinya.

Lebih lanjut, Muslim menanggapi pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus dijaga melalui kinerja yang profesional, transparan, dan responsif terhadap setiap laporan yang masuk dari masyarakat.

“Kita harus memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan serius dan profesional. Ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu,” tegasnya.

Dalam tanggapan lainnya, Muslim juga menyoroti perlunya inovasi dalam pendekatan sosialisasi pengawasan. Ia menilai bahwa pemanfaatan media digital dan teknologi informasi menjadi sarana efektif untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional semata. Pemanfaatan media sosial dan platform digital harus dimaksimalkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu yang bersih,” tambah Muslim.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi ke-3 ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh jajaran Bawaslu Banyuasin dalam mengedepankan pengawasan partisipatif. Dengan sinergi yang kuat antara lembaga dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan pemilu ke depan dapat berjalan lebih transparan, jujur, dan berintegritas.

 

Penulis: Karni

Editor: Rahmi Dewi 

Foto: Syahrial