Lompat ke isi utama

Berita

Komitmen Mengawal Demokrasi: Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Banyuasin Ucapkan Selamat HUT ke-18 Bawaslu

HUT Bawaslu ke 18

Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Banyuasin, Idris

Banyuasin -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi. Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Banyuasin, Idris, turut menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas perjalanan panjang Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Idris menegaskan bahwa usia ke-18 merupakan fase kematangan bagi Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu. Ia menilai bahwa Bawaslu telah menunjukkan eksistensi dan peran strategisnya dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip jujur dan adil. “Di usia ke-18 ini, Bawaslu semakin matang dalam menjalankan tugas pengawasan yang berintegritas dan profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Idris memberikan tanggapan terkait pentingnya penguatan kelembagaan di lingkungan Bawaslu, khususnya dalam aspek administrasi dan dukungan teknis. Ia menekankan bahwa sekretariat memiliki peran vital dalam menunjang kinerja pengawasan. “Sekretariat menjadi tulang punggung dalam mendukung kelancaran tugas pengawasan, sehingga penguatan sistem administrasi sangat diperlukan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan pengawasan ke depan. Menurutnya, dinamika pemilu yang terus berkembang menuntut aparatur yang adaptif dan kompeten. “Peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar Bawaslu mampu menjawab tantangan pengawasan yang semakin kompleks,” ungkap Idris.

Dalam konteks pengawasan partisipatif, Idris menilai bahwa keterlibatan masyarakat merupakan elemen penting dalam menciptakan pemilu yang berkualitas. Ia mendorong agar masyarakat terus diberikan edukasi terkait pentingnya peran mereka dalam pengawasan. “Partisipasi masyarakat adalah kekuatan besar dalam pengawasan, sehingga perlu terus didorong dan diperkuat,” katanya.

Terkait transparansi dan akuntabilitas, Idris menyampaikan bahwa Bawaslu harus terus menjaga kepercayaan publik melalui kerja-kerja pengawasan yang terbuka dan profesional. Ia menilai bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam demokrasi. “Kepercayaan publik harus dijaga dengan kinerja yang transparan dan akuntabel dalam setiap proses pengawasan,” tegasnya.

Dalam momentum HUT ke-18 ini, Idris juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu, khususnya di Kabupaten Banyuasin, untuk terus meningkatkan sinergi dan soliditas dalam menjalankan tugas. Ia menilai bahwa kekompakan internal menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengawasan. “Soliditas dan sinergi antar jajaran menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Idris menyampaikan harapan agar Bawaslu semakin kuat dan inovatif dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia juga berharap Bawaslu terus menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi yang berintegritas. “Selamat HUT ke-18 Bawaslu, semoga semakin profesional, independen, dan dipercaya masyarakat dalam mengawal demokrasi,” pungkasnya.

 

Penulis: Karni

Editor: Rahmi Dewi Aryani

Foto: Syahrial