Bawaslu Raih Prestasi Nasional, Ketua Bawaslu Banyuasin Apresiasi Masuk Top 7 Lembaga Negara dengan ISBN Terbanyak 2025
|
Banyuasin -- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuasin, Siti Holijah, menyampaikan apresiasi atas capaian Bawaslu secara nasional yang berhasil masuk dalam jajaran top 7 lembaga negara dengan jumlah terbitan ber-ISBN terbanyak sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut disampaikan pada Jumat (2/1/2026) sebagai bentuk kebanggaan atas kinerja kelembagaan Bawaslu dalam pengembangan literasi kepemiluan.
Berdasarkan capaian tersebut, Bawaslu menempati peringkat kedua dengan nilai 384, berada tepat di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang meraih nilai tertinggi sebesar 705. Prestasi ini menegaskan peran strategis Bawaslu tidak hanya sebagai lembaga pengawas pemilu, tetapi juga sebagai produsen pengetahuan dan literasi demokrasi di tingkat nasional.
Siti Holijah menilai capaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran Bawaslu di Indonesia yang terus mendorong budaya menulis, mendokumentasikan praktik pengawasan, serta menyebarluaskan gagasan dan pemikiran kepemiluan kepada publik melalui karya ilmiah dan terbitan resmi.
“Capaian ini patut kita syukuri dan banggakan. Masuknya Bawaslu dalam top 7 lembaga negara dengan terbitan ISBN terbanyak menunjukkan komitmen kuat Bawaslu dalam membangun tradisi literasi dan penguatan intelektual kepemiluan,” ujar Siti Holijah.
Menurutnya, literasi kepemiluan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Melalui buku dan terbitan ber-ISBN, Bawaslu turut berkontribusi dalam menyediakan referensi yang kredibel bagi masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Siti Holijah juga menegaskan bahwa capaian nasional tersebut menjadi motivasi bagi Bawaslu Banyuasin untuk terus berkontribusi aktif dalam pengembangan karya tulis dan publikasi. Ia mendorong jajaran Bawaslu Banyuasin agar tidak ragu menuangkan gagasan, pengalaman pengawasan, serta inovasi kelembagaan dalam bentuk tulisan yang bernilai akademik.
“Prestasi ini harus menjadi pemicu semangat bagi kita di daerah, termasuk Bawaslu Banyuasin, untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat peran Bawaslu sebagai pusat pengetahuan kepemiluan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan sistem kelembagaan Bawaslu yang mendorong produktivitas penulisan dan penerbitan buku. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam mendorong konsistensi dan kualitas terbitan Bawaslu secara nasional.
Dengan raihan peringkat kedua secara nasional ini, Siti Holijah berharap Bawaslu ke depan tidak hanya unggul dalam aspek pengawasan pemilu, tetapi juga semakin diakui sebagai lembaga negara yang berkontribusi nyata dalam pengembangan literasi, pendidikan demokrasi, dan penguatan nilai-nilai kepemiluan di Indonesia.
Penulis: Karni
Foto: Tim Humas